Sepotong Kapur 22 Februari
Ada anak kelas 8 memperingati saya, “Ms. Ana sudah siap tisu?” saya bilang, “Saya tidak akan menangis di kelas ini”. Benar saja, ada anak murid yang iseng nyebarin paku payung di kelas dan ada yang mainin alat suntik yang masih ada jarumnya. Saya emosi, tapi saya rasa saya tidak butuh tisu, saya tidak butuh apapun, saya hanya perlu izin untuk menghukum mereka satu kali saja. Tapi sekali lagi saya tidak punya hak, saya hanya guru bantu. Dan guru tetap di sini hanya diam. Tuhan, apakah guru-guru di sini tidak tahu betapa bahayanya jarum suntik itu!? Jarum suntik sungguhan, bukan mainan!
Sayangnya dosen saya tidak mengajarkan bagaimana cara menangani anak murid yang bawa paku payung dan jarum suntik ke kelas.
February 22nd, 2012 6 notes